Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

6 Langkah Menepis Keraguan Sebelum Menikah


Ketika hari besar itu semakin dekat, tiba-tiba muncul keraguan dalam diri Anda. Itu wajar saja, karena akan ada perubahan besar yang akan terjadi.

Namun, apabila keraguan itu tidak kunjung hilang dari pikiran Anda, sebaiknya lakukanlah langkah-langkah berikut ini untuk meyakinkan diri melangkah ke pelaminan, dilansir dari situs Getwed.

  • Curhat ke Orang Terdekat
    Ceritakan keraguan Anda kepada teman atau kerabat dekat sebelum mengambil tindakan yang mungkin Anda selali nantinya Jika hal itu tidak cukup, komunikasikahlah kepada pasangan. Utarakan hal tersebut jauh hari sebelum pernikahan, dan Anda harus mempersiapkan diri untuk menerima reaksi dari si dia.

  • Jujurlah Terhadap Diri Sendiri
    "Apakah ini yang saya inginkan?" Mungkin selama ini Anda terbuai indahnya lamaran atau persiapan pernikahan yang sangat menyita waktu, sehingga memunculkan keraguan didetik-detik menjelang pernikahan. Jujurlah terhadap diri sendiri dan pasangan. Bicarakan dengannya apa yang Anda rasakan. Pernikahan bukan hanya untuk menyenangkan orangtua atau pasangan, tetapi Anda perlu memastikan diri untuk komitmen besar ini.

  • Datang ke Psikolog Pernikahan
    Mintalah saran ketika Anda merasa ragu. Datang ke konselor atau psikolog pernikahan merupakan tempat yang tepat, karena mereka pihak yang netral dan dapat memberikan saran dan bimbingan secara profesional. Saran yang diterima akan membantu Anda dalam mengambil keputusan yang tepat. Jangan mengambil keputusan dalam keraguan karena akan berdampak buruk untuk kehidupan Anda selanjutnya.

  • Temukan Alasan Menikah
    Berada dalam hubungan yang sudah cukup lama dapat mengaburkan alasan kenapa Anda bersedia menikah dengan pasangan. Jangan menikah dengan alasan bahwa pernikahan adalah keharusan karena sudah berpacaran lama. Pernikahan harus didasari cinta dan komitmen, ini akan mengilangkan keraguan dalam diri Anda.

  • Istirahat Sejenak
    Persiapan pernikahan yang menguras tenaga dan waktu dapat membuat Anda merasa jauh dari pasangan, yang kemudian memunculkan kembimbangan untuk menikah. Kosongkahlah jadwal Anda dari persiapan pernikahan dalam seminggu dan pergilah dengan pasangan ketempat pertama kali bertemu, atau hanya sekadar mengunjungi tempat spa yang sudah lama tidak Anda lakukan.

  • Ambil Keputusan yang Terbaik
    Jika ternyata yang Anda rasakan lebih dari sekadar keraguan, maka ambillah keputusan yang terbaik. Lebih cepat lebih baik. Jika Anda serius ingin membatalkan pernikahan maka persiapkanlah segalanya, seperti pembatalan acara, katering, band dan yang paling berat adalah memberitahukan kepada para tamu undangan.


    Sumber : Detik.com


(eny/eny)

4 Cara Atasi Masalah Keuangan Bagi Pasangan Menikah


MASALAH KEUANGAN, jika tidak segera diatasi bisa membahayakan kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, ada baiknya Anda dan pasangan duduk bersama dan menyelesaikan masalah keuangan, terutama melunasi utang. Seperti yang dikutip dari the nest, ikuti empat langkah ini.

  1. Akui Dosa Anda
    Sekarang saatnya Anda dan pasangan mengakui segala hal. Mulai dari berapa jumlah kartu kredit hingga total hutang yang dimiliki. Taruh seluruh laporan bak dan kartu kredit, beritahu pasangan mengenai aset serta utang atau segala hal yang berhubungan dengan cash flow di masa depan. Pelajari bersama segala hal mengenai laporan kredit Anda dan pasangan.

  2. Cari Tahu Kerusakan
    Anda dan pasangan harus mengetahui: Berapa banyak utangmu? Berapa jumlah penghasilan Anda tiap bulan? Apakah Anda memiliki dana pensiun, saham, asuransi jiwa atau investasi? Berapa pengeluaran Anda tiap bulan? Apakah Anda memiliki dana darurat? Setelah mengetahui semua hal itu, segera taruh informasi itu dan rapikan dalam bentuk spreadsheet.

  3. Melakukan Aksi
    Setelah Anda mengetahui segala hal, termasuk utang dan memasukannya ke dalam bentuk dokumen yang mudah dibaca, sekarang saat yang tepat untuk membuat anggaran. Mulailah dari menggabungkan pendapatan bulanan Anda dan pasangan dan menghintung kebutuhan tiap hari, bulanan, dan tahunan. Misalnya, makanan, biaya listrik hingga PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

  4. Lakukan Pemeriksaan Tiap Bulan
    Lakukan tinjauan tiap bulannya. Jika Anda menghabiskan biaya lebih dari yang diperhitungkan, potong kelebihan tersebut dari biaya bulan depan. Tapi jika Anda bisa lebih hemat, gunakan uang tersebut untuk menghibur diri dan pasangan. Ingat, Anda juga mengenai kebutuhan yang lebih banyak pada musim liburan, bulan ulang tahun dan hari Raya.


Sumber : www.detik.com

9 Tips Membina Pernikahan Abadi

Sahabatku yang berhati Cinta serta berjiwa Kasih…
Betapa banyak pasangan hidup yang mendambakan bisa langgeng dan dapat membina rumah tangga yang harmonis. Nah, berikut ini beberapa kiat agar cintakasih selalu bersemi di hati… sehingga perahu pernikahan tetap kuat di dalam mengarungi samudera kehidupan… abadi nan sejati…

Awalilah hidup dengan kecupan dan akhirilah hari ini dengan pelukan mesra.
Di usia pertama pernikahan, rangkulan, remasan, kecupan, pelukan, genggaman tangan tentu sering sekali dilakukan. Namun, memasuki usia pernikahan ke sepuluh, masihkah ini semua berlangsung? Saya sempat terharu dengan pemandangan nyata di rumah sakit, ada seorang nenek yang duduk di kursi roda, dan sang Kakek dengan setia menyuapinya, lalu membersihkan mulut si Nenek dengan tisu. Setelah selesai, mereka berdua berangkulan mesra…ehm…seperti sepasang kekasih yang baru menikah.

Anggaplah pasangan kita sebagai penyempurna keberadaan kita
Memang sih… no body’s perfect, tiada seorangpun yang sempurna… namun betapa indahnya bila kita menganggap pasangan hidup kita itu ibarat malaikat atau bidadari dari surga yang diciptakan Allah untuk menyempurnakan serta menutupi kekurangan kita. Bukankah suami istri itu ibarat pakaian yang saling menutupi?

Biasakanlah untuk tersenyum
“Jalani hidup dengan senyuman”. Kedengarannya klasik, klise, dan sudah kuno…. namun daripada menjalani hidup dengan cemberut, saling mendiamkan, ya….apa salahnya kita tersenyum saat saling memandang dan senantiasa bertegur sapa dengan pasangan kita…. Cobalah berdiam sejenak beberapa menit, saling menatap, lalu tersenyum … lebih mesra dan romantis lagi bila dilakukan sambil saling menggenggam tangan di tepi pantai, menanti terbitnya atau tenggelamnya mentari.

Luangkan waktu khusus untuk berdua
Luangkanlah waktu untuk pergi berdua, bersama-sama, tanpa harus merasa terganggu oleh kehadiran putera, apalagi tetangga….(nggak nyambung lagi he he he). Ke pantai, danau, alam bebas, gunung, dsb.
Selain itu, ngapain aja? Dengarkanlah musik klasik, instrumentalia bersama-sama, atau bernyanyi, berkaraoke bersama, bersepeda berdua, berlari-lari pagi berdua… pastilah Cintakasih akan senantiasa bersemi indah di hati.
Ada lho… Cara lain yang lebih heboh…. dan pasti mujarab untuk mengharmoniskan hubungan… apakah itu? Dengan menari atau berdansa bersama, makan malam sepiring berdua atau istilah kerennya candle light dinner.

Jangan lagi ada air mata
Yang sudah ya sudah, jangan diungkit-ungkit lagi…. Luka lama itu sebaiknya dipendam, dikubur dalam-dalam… Selalu ingatlah masa-masa indah kalian berdua saat berpacaran atau sebelum menikah. Hindari menyebut atau mengingat masa lalu yang kelabu.

Cobalah untuk mengatakan I Love You
Ekspresikan bahwa kita mencintai suami/istri, jadi jangan hanya menggunakan ilmu kebatinan. Nah, sekarang kan teknologi sudah semakin canggih… Kalau berjauhan, satu di Singapura satunya di Singaparna, maka bisa menggunakan telepon, email, sms, facebook, surat, atau media komunikasi yang lainnya. Biasakanlah mengucapkan aku mencintaimu, sayang….atau I love you, honey….minimal satu kali sehari. Biasakanlah… agar hidup menjadi lebih bermakna…

Bila salah satu marah, maka yang lain sebaiknya mengalah.
Cobalah untuk diam atau mengalah bila pasangan kita sedang marah. Kalau bisa, sebisa mungkin kita jangan sampai marah atau memendam dendam kepada pasangan kita. Itu tidak baik, bisa cepat tua lho…kalau pemarah atau pendendam… Oh iya, jangan sampai ada “piring terbang” lhoo…kalau salah satu sedang marah…
Masa saya mengalah terus? Capek dong…. Suami saya itu gila kerja, setelah pulang lalu tidur, bangun tidur buru-buru ke kantor kerja lagi. Kapan bisa bermesraannya? Dia tuuh baikan hanya kalau mau begituan atau ada maunya saja… capeek deeh… Ssst…. Tenanglah…bicarakan baik-baik…

Emang kenyang cuma makan Cinta?
Kalau memang suami tercinta belum berhasil membangunkan istana, berpesiar dengan kereta kencana, atau membelikan emas permata, sebaiknya (atau idealnya?) istri ikut membantu bekerja atau minimal menghindari selalu menuntut. Solusi lainnya? Bersabar, berdoa, dan tidak membanding-bandingkan dengan tetangga, keluarga lain, atau malah…. Ngebayangin… Ehm… kehidupan mantan pacar yang sudah jauh lebih sukses…. NO WAY!!!
Maafkan Diriku Bila Belum Bisa Membahagiakanmu
Kata-kata ini pantas kita ucapkan bila kita telah kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, namun hasilnya belum sesuai dengan harapan pasangan kita… alih-alih menyalahkan diri sendiri, atau mencari-cari berjuta alasan, maka kata maaf ini merupakan senjata ampuh untuk “melelehkan” hati pasangan kita.
Bagaimana, sahabatku? Ada ide atau tambahan lainnya?

Sumber gambar: aliexpress.com

Tips Membuat Hantaran Pernikahan



HANTARAN ADALAH bawaan yang selalu di berikan saat melakukan lamaran atau serah serahan jadi hantaran pernikahan adalah sesuatu yang pentin,Berikut ini ada beberapa tips membuat hantaran pernikahan:

  • Jangan berlebihan dalam menambahkan asesoris ke dalam hantaran, fokuskan pada hantaran itu sendiri, asesoris yang berlebihan akan membuat hantaran tersebut jadi terlihat tidak indah lagi karena penampilan asesoris yang lebih menonjol
  • Penambahan asesoris bisa dilakukan dengan menggunakan pita-pita dari bahan kain, bisa bahan pita satin,pita jepang maupun pita organdi
  • Bisa juga meletakkan aksesoris lainnnya di luar , untuk pengemasan bisa di bantu dengan menggunakan perekat dua sisi dan di rekatkan pada plastik pengemas.
  • Gunakan jarum pentul sebagai alat bantu kreasi seminim mungkin, untuk menghindari rusaknya barang hantaran
  • Buatlah berbagai macam bentuk kreasi hantaran yang berbeda-beda, kreasikan setiap hantaran menjadi bentuk-bentuk yang satu sama lain tidak sama, semakin bergam dan unik maka hantaran akan semakin menarik
  • Sesuaikan antara bentuk wadah hantaran dengan isi hantaran , jangan ada ketimpangan antara bentuk wadah hantaran dengan isi hantaran. Bentuk wadah hantaran yang besar diisi dengan isi hantaran yang besar pula begitu juga sebaliknya dan kreasikan dengan menarik. Apabila tetap ada ruang kosong di wadah hantaran yang telah terisi oleh isi hantaran ,maka bisa di isi dengan hiasan aksesoris yang satu tema dengan isi hantaran.
  • Untuk pengemasan hantaran (bertujuan melindungi hantaran dari debu dan kotoran),gunakan plastik pembungkus yang siap pakai
  • Ada beberapa plastik pembungkus, yaitu : plastic tipis motif, plastik tipis polos dan plastik polos tebal.



Selain kreasi menghias hantaran pengantin dan souvenir pernikahan, yang perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah bentuk wadah dari hantaran pengantin itu sendiri.

Berikut adalah tips-tipsnya :

  • Bahan dari wadah hantaran perlu di tentukan terlebih dahulu, karena ada beberapa jenis wadah hantaran yang bisa di gunakan. Ada yang terbuat dari rotan maupun boks, bahkan ada kreasi boks dari kertas semen.
  • Untuk wadah hantaran yang terbuat dari rotan dan tidak di hias, setelah pengemasan bisa dipercantik dengan menambahkan aksesoris renda yang sudah di padukan dengan karet elastis
  • Wadah hantaran yang terbuat dari rotan yang sudah dilapisi kain dengan renda dan wadah hantaran yang terbuat dari boks yang sudah di hias biasanya sudah bisa di jumpai dalam berbagai ukuran dan siap pakai.



Sumber : www.kerockan.blogspot.com

7 Rutinitas yang Harus Dihindari Suami-Istri


Jakarta - Banyak hal yang dapat membuat hubungan suami-istri tidak lagi harmonis. Salah satunya karena melakukan kebiasaan yang buruk. Berikut ini tujuh rutinitas buruk yang bisa memicu keretakan rumah tangga, seperti yang dikutip dari msn.




1. Nonton TV Saat Makan Malam
Makan malam sambil menonton televisi bisa jadi merupakan kebiasaan bertahun-tahun, bahkan ketika sebelum menikah. Padahal makan malam bersama merupakan momen yang tepat bagi Anda dan pasangan untuk berbagi cerita dan menghidupkan kembali suasana romantis, setelah seharian disibukkan dengan kegiatan masing-masing.

Solusi:
Sisihkan waktu sekitar 30 sampai 45 menit untuk mengobrol santai dengan suami tanpa adanya gangguan luar, termasuk suara televisi. Dengan begitu Anda bisa menunjukkan pada pasangan bahwa ketika sedang bekerja, pikiran Anda hanya untuk pasangan.

2. Lama Tidak Melakukan Hubungan Intim
Seks seringkali dijadikan 'penyedap' dalam hubungan rumah tangga oleh sebagai orang. Namun ternyata kegiatan satu ini justru menjadi salah satu kunci dari pernikahan yang romantis.

Solusi:
Jangan tunggu sampai Anda atau pasangan mendapatkan mood bercinta, namun ciptakanlah. Katakan pada pasangan bahwa Anda menginginkan momen intim bersamanya. Dengan begitu, Anda akan selalu merasa dekat dengannya.

3. Kerja Seharian Tanpa Kasih Kabar
Fokus bekerja tentu sah-sah saja. Namun jangan lupa untuk memberikan kabar pada pasangan, karena hal tersebut dapat membuat Anda terpisah secara emosional.

Solusi:
Cobalah untuk memberi kabar, walau hanya sekedar menanyakan "Sedang apa?". Perhatikan kebutuhannya dan memberikan yang terbaik untuk pasangan, misalnya sesekali membawakan makanan untuknya di sela-sela kesibukan Anda.

4. Adanya Jarak dengan Pasangan
Mungkin rutinitas yang terlalu padat membuat Anda tidak sadar jika telah tercipta jarak dengan pasangan. Hal inilah yang membuat pernikahan berusia lama menjadi membosankan.

Solusi:
Berusaha melakukan hal-hal kecil, seperti mencium pasangan sebelum pergi, memuji pasangan setiap hari, dan membuat kontak mata dengan pasangan saat berbicara. Selain itu, bercerita tentang rutinitas dan ditutup dengan mencumbu pasangan sebelum tidur bisa buat Anda lebih intim dengan pasangan.

5. Tidak Ada Pertengkaran
Saat bertengkar tentu bukanlah momen favorit Anda selama memiliki kehidupan pernikahan. Namun, terkadang perdebatan inilah yang ada dapat membuat Anda dan pasangan menjadi lebih dekat karena bekerjasama dalam memperbaiki masalah yang ada.

Solusi:
Jika Anda mempunyai pendapat yang berbeda dengan pasangan, maka jangan ragu untuk mengungkapkannya. Katakan dengan sopan dan tidak menghakimi. Dengan adanya kompromi, bisa membuat hubungan semakin lekat.

6.Lebih Sering Keluar Bersama Teman daripada Pasangan
Banyak pasangan lebih memilih keluar bareng teman dibanding dengan pasangannya. Hal ini mengesankan bahwa waktu Anda lebih layak bersama teman atau kerabat, dibanding dengan pasangan hidup Anda sendiri.

Solusi:
Sahabat atau teman itu penting, tapi suami Anda jauh lebih penting dan ia perlu tahu siapa saja teman Anda sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran. Buatlah jadwal bertemu yang seimbang antara pasangan dan teman.

7. Berbagi Cerita Orang Tua atau Mertua
Sesekali membagi cerita dengan orang tua atau sang mertua, bukanlah hal yang salah. Namun jika terlalu sering bisa menunjukkan bahwa Anda tak bisa mengatasi kekurangan suami dan membuka aibnya. Belum lagi jika informasi yang Anda beritahukan dengan orang tua atau mertua Anda tidak diketahui oleh pasangan.

Solusi:
Jadilah pasangan yang selalu menutupi kekurangan rumah tangga. Bukan karena pencitraan atau dibilang sebagai pasangan yang kompak, tetapi agar tidak banyak orang yang terlibat dalam kehidupan pernikahan, terutama jika sedang terjadi masalah.

sumber : www.detik.com
(eya/hst)

6 Langkah Pertama Saat Mempersiapkan Pernikahan




Jakarta - Mempersiapkan pesta pernikahan merupakan hal yang menyenangkan sekaligus membingungkan. Bahkan banyak calon pengantin yang tidak tahu harus memulainya dari mana dan bagaimana.

Jika Anda termasuk salah satu calon pengantin tersebut, simak beberapa tips seperti yang dikutip dari About mengenai hal-hal apa saja yang sebaiknya dilakukan pertama kali dalam memulai perencanaan pernikahan.

1. Diskusi dengan Orang Tua
Hari pernikahan memang milik Anda dan pasangan sepenuhnya, namun tak ada salahnya untuk mendengarkan pendapat para orang tua. Bisa jadi masukan dari mereka akan membuat keputusan Anda dan pasangan lebih mudah. Mengingat orang tua sudah berpengalaman dalam mengatur pesta pernikahan.

2. Tentukan Tanggal Pernikahan
Setelah berdiskusi dengan orangtua, tentukanlah tanggal pernikahan. Cari tanggal di mana Anda dan pasangan bisa libur kerja, atau berdasarkan ketersediaan tempat atau gedung yang diinginkan. Selain itu tidak ada salahnya jika Anda memilih tanggal pesta di luar musim hujan. Hal ini penting bagi pasangan yang ingin mengedakan pesta kebun atau outdoor.

3. Perencanaan Pengeluaran
Biaya pernikahan merupakan hal yang krusial. Atur dengan benar pengeluaran dengan biaya yang telah Anda siapkan sebelumnya. Jangan sampai Anda, pasangan atau keluarga membuat pengeluaran yang tidak perlu.

4. Tentukan tema
Tema pernikahan akan menjadi hal yang penting. Tema pernikahan akan menjadi patokan Anda untuk menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari dekorasi, busana pengantin, seragam keluarga, dan sebagainya.

5. Buatlah jadwal
Time table alias jadwal akan sangat membantu Anda dalam menyiapkan pesta pernikahan. Aturlah kapan Anda akan survei tempat pernikahan, katering, membeli kain untuk baju pengantin, menemui penjahit, fitting pakaian dan sebagainya. Walau waktu persiapan Anda cukup panjang, namun akan lebih baik untuk memiliki jadwal yang pasti, sehingga tak ada hal-hal yang luput di akhir nanti.

6. Cari bantuan
Mempersiapkan pernikahan tak mungkin Anda lakukan sendirian. Selain pasangan, minta juga orang tedekat Anda untuk membantu. Orangtua, saudara, serta sahabat dapat Anda perbantukan untuk menyiapkan segala sesuatunya. Jika memang ada biaya berlebih, menggunakan jasa Wedding Organizer akan sangat membantu Anda.


www.detik.com
(eya/eny)

4 Tips Mencari Gaun Pengantin Terbaik





Setiap wanita selalu ingin tampil mempesona di hari pernikahan, baik yang akan merayakan dengan gaya tradisional, muslim, atau modern. Salah satu hal yang selalu menjadi pusat perhatian saat akan menyelenggarakan acara pernikahan adalah baju pengantin. Sebab baju pengantin yang tepat dapat memancarkan aura kecantikan atau kebahagiaan Anda, sekaligus menyampaikan kesan terbaik dari acara pernikahan.

Tetapi masih banyak wanita yang bingung mencari gaun pengantin yang tepat dikenakan saat acara pernikahan. Contohnya seperti bingung memilih gaun pengantin modern atau tradisional seperti kebaya. Berikut merupakan 4 tips mencari gaun pengantin yang tepat untuk pernikahan Anda :



Pertama yang perlu dilakukan adalah memastikan tema dan kesan apa yang ingin Anda sampaikan pada hari pernikahan. Jika ingin menonjolkan kesan tradisional maka sebaiknya menggunakan baju pengantin yang terdapat unsur tradisional, contohnya seperti kebaya. Bila calon mempelai merupakan penganut agama Islam taat dan ingin menyampaikan kesan bahwa pernikahan merupakan salah satu ibadah, maka sebaiknya mengenakan gaun pengantin muslim. Saat ini, gaun pengantin muslim mengalami perkembangan cukup pesat dalam model gaun dan aksesoris. Demikian pula jika tema pernikahan internasional, maka gunakan gaun pengantin modern.
Perhatikan bentuk tubuh sebelum memutuskan gaun pernikahan yang tepat Anda kenakan. Tidak selamanya baju pengantin yang tampak cantik di patung manakin, akan sesuai jika Anda kenakan. Maka sebaiknya perhatikan setiap kelebihan dan kekurangan yang terdapat pada bentuk tubuh Anda. Kemudian pilih model gaun pengantin yang dapat menonjolkan kelebihan dan menyembunyikan kekurangan bentuk tubuh. Misalnya jika Anda memiliki bentuk postur tubuh lebih berisi dan memutuskan untuk mengenakan kebaya, alangkah sebaiknya memilih motif kebaya yang kecil-kecil. Bila Anda memiliki pinggang yang besar dan ingin menggunakan gaun pengantin modern, sebaiknya memilih model gaun yang terdapat obi pada bagian pinggang dan model leher V dengan berhias permata di sekitar leher. Sehingga pusat perhatian penampilan akan beralih pada daerah sekitar leher.
Demikian pula lokasi pernikahan juga turut dipertimbangkan. Gaun yang dikenakan pada pernikahan yang di luar ruangan atau “out door” sedikit berbeda dengan pernikahan “indoor”. Hal ini disebabkan adanya faktor cuaca atau musim, misalnya pernikahan dilakukan di pinggir pantai, gaun yang dikenakan sebaiknya tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek dan tidak terlalu tertutup misalnya gaun pengantin modern tanpa lengan atau kebaya kontemporer.
Jika Anda masih mengalami kesulitan dalam mencari baju pengantin yang tepat, maka dapat mencari referensi pada majalah atau tabloid pernikahan, internet, butik gaun pengantin. Tetapi semua saran dan informasi yang diperoleh dari segala sumber referensi tersebut, sebaiknya disikapi dengan bijaksana.


http://www.iniunik.com

Seni Memilih Gaun Pengantin




Pernahkah Anda berdecak kagum saat melihat seseorang mengenakan gaun pengantin? Terlihat cantik bagaikan ratu. Ternyata untuk mendapatkan baju pengantin yang ideal untuk tubuh juga perlu seni. Barangkali untuk yang memiliki tubuh proporsional tidak memikirkan lagi bagaimana agar bisa terlihat lebih cantik, karena hampir semua jenis baju pengantin sesuai untuk ukuran Anda.

Namun untuk yang memiliki tubuh kecil atau terlalu besar, barangkali seni memilih baju pengantin bisa diandalkan.

Untuk yang bertubuh kecil. Jika Anda ingin menggunakan kebaya pengantin, hindari penggunaan warna gelap dari atas hingga ke bawah. Jika Anda memang menyukai penggunaan warna gelap, bisa dikombinasikan dengan penggunaan warna cerah pada atasan ataupun bawahan. Hal ini juga berlaku untuk penggunaan gaun pengantin muslim dan juga gaun pengantin modern. Kenakan juga gaun yang panjangnya di bawah lutut. Hal ini akan memberikan kesan tinggi kepada Anda. Jangan lupa untuk melengkapi penampilan indah Anda pada hari bahagia dengan penggunaan high heels, karena dengan penggunaan sepatu berhak tinggi ini akan menampilkan kesan lebih tinggi dan yang pasti akan menambah kepercayaan diri Anda di hari spesial.
Untuk yang bertubuh besar. Jika memiliki tubuh besar, jangan berkecil hati terlebih dahulu. Karena Anda tetap bisa menjadi cantik dan sangat anggun dengan penggunaan gaun di hari bahagia Anda. Untuk penggunaan baju pengantin ini, gunakan gaun pengantin modern ataupun kebaya dengan warna gelap. Hal ini akan memberikan kesan lebih ramping dan tinggi. Untuk penggunaan gaun pengantin muslim, pilihlah gaun yang tidak terlalu besar namun tidak ketat. Karena jika memilih gaun yang ketat, kesan Islaminya akan berkurang. Untuk mengakalinya, Anda bisa menggunakan jilbab yang tidak terlalu besar. Aksesori jilbab pun tidak perlu ramai, sederhana namun tetap terkesan berkelas. Pola garis diagonal bisa Anda pilih untuk memberikan kesan ramping. Jangan lupa menambah indahnya penampilan Anda dengan sepatu berhak tinggi.
Nah kekurang sempurnaan tubuh tidak menjadikan halangan lagi untuk menampilkan kesan cantik Anda di hari pernikahan. Karena dengan seni yang tepat semua itu bisa diatasi. Siap memilih gaun pengantin idaman Anda?

www.kencanyuk.com

Tips Sehat Sebelum Menikah




Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang pria sebelum menikah, antara lain :


  • Lakukan pola makan sehat, artinya setiap kali anda makan (siang atau Malam) pastikan dalam menunya terdapat sayuran hijau dan bisakan mengonsumsi buah paling tidak 1 (satu) porsi setiap hari.

  • Jangan terpengaruh dengan obat-obatan atau makanan suplemen yang berlabel herbal, organik dll, cukup dengan mejaga pola makan sehat.

  • Lakukan aktifitas fisik atau olahraga ringan paling tidak 20 menit sehari

  • Jangan biasakan begadang, karena begadang dapat menurunkan kebugaran anda.

  • kalau anda MEROKOK, sebaiknya berhentilah merokok, perilaku ini sangat buruk buat anda dan istri anda. Selama proses penghentian merokok sebaiknya jangan merokok di dalam rumah atau sedang berdua dengan istri anda.

  • Sebelum memutuskan untuk memiliki anak, pastikan berat badan istri anda >45 kg, karena jika kurang dari itu berisiko tinggi buat janin.

  • Makanan sumber vitamin E, seperti toge dan kacang-kacangan sangat bagus untuk meningkatkan kualitas sperma, sedangkan makanan sumber vitamin A, seperti, wortel, pepaya, ati ayam, sangat bagus untuk perempuan

  • Sambil menunggu proses kehamilan, sempatkan mencari informasi tentang hal-hal yang perlu di perhatikan saat hamil, khususnya aspek kesehatan ibu hamil, Jangan buru-buru anda memiliki banyak waktu untuk mencari informasi.

  • Saat istri anda hamil, jangan lupa untuk mencari infomasi tentang manfaat ASI, cara menyusui yang tepat dan bagiamana cara mengatasi kalau ASI tidak keluar, karena MENYUSUI adalah tangggung jawab orang tua dan perintah Allah SWT. Jangan berpikir untuk memberikan SUSU FORMULA untuk anak anda.
  • Demikian tips dari kami, semoga bermanfaat dan selamat atas pernikahan anda. (ul/)

9 Tips Dalam Mengatur Persiapan Pernikahan



PERNIKAHAN merupakan suatu momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua orang selian itu juga pernikahan adalah acara sakral atau suci sehingga untuk pelaksanaanya kita semua ingin tampil sempurna, untuk menciptakan kesempurnaan pernikahan tersebut kita sering dipusingkan oleh berbagai hal megenai persiapan pernikahan sehingga menimbulkan kekhawatiran seperti rasa takut, stres, dan mendadak ragu kerap yang dialami calon pengantin menjelang pernikahan/perkawinannya. Untuk itu ada baiknya kita mencoba mengatur diri kita dengan baik dan tetap tenang agar persiapan pernikahan berjalan sesuai rencana, berikut 9 tips dalam mengatur persiapan pernikahan :


Buat Daftar

Tuliskan semua tekanan yang mengimpit dan ketakutan-ketakutan yang Anda hadapi dalam persiapan pernikahan dan menjelang wedding day. Di samping daftar itu, tuliskan alasan dari ketakutan Anda. Jika Anda merasa tidak bisa mengatasinya sendiri, mintalah saran dari keluarga atau teman dekat. Atau diskusikan ketakutan dan kehawatiran Anda kepada pasangan sehingga Anda tidak merasa sendirian dan selalu ada yang siap membantu Anda.


Rileks

Ketegangan Anda dalam persiapan pernikahan sudah cukup tinggi. Emosi mulai tak terkendali. Anda jadi mudah tersinggung. Kesalahan kecil bisa memicu kemarahan. Cobalah rileks misalnya melakukan meditasi sambil mendengarkan musik bernuansa alam, seperti kicauan burung dan desiran ombak. Bayangkan Anda berada di suatu tempat yang pernah Anda kunjungi dan bangkitkan rasa senang Anda pada tempat itu.


Siapkan mental

Dalam persiapan pernikahan kita perlu membangun keberanian yang cukup besar untuk memulai kehidupan bersama dengan orang lain. Maka itu, persiapan mental perlu dilakukan Anda berdua. Caranya, dengan bersikap jujur dan terbuka. Ungkapkan kelemahan dan kelebihan masing-masing. Jika ada sesuatu yang masih mengganjal dalam hibungan Anda dan si dia, segera selesaikan. Belajarlah untuk menghargai kebersamaan dan “keberduaan”. Percayalah, semakin mengenal pasangan, Anda akan makin yakin menjalani hidup baru bersamanya.


Saling menghargai

Tingkatkan toleransi dan tekanlah ego Anda. Jangan membesar-besarkan masalah. Hargai pendapat orang lain (termasuk pendapat keluarga masing-masing). Banyak pasangan yang menjelang nikah berselisih paham, hanya karena perbedaan pendapat tentang persiapan pernikahan yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Ingat, bukan penyelenggaraan pernikahan yang penting, melainkan pernikahan itu sendiri.


Komunikasi tanpa putus

Anda dan dia sebaiknya menjadi tim yang kompak di depan keluarga Anda berdua. Kadang yang bikin perempuan stres adalah sikap pasangan yang seakan tidak peduli. Makanya, ajak pasangan terlibat dalam persiapan pernikahan (wedding planner/organizer). Sering-seringlah berdiskusi soal persiapan pernikahan. Beri dia tanggung jawab sehingga dia merasa dibutuhkan.


Agenda harian

Tuliskan di agenda Anda apa saja yang telah dikerjakan pada hari itu pada saat menjelang tidur. Buatlah rencana apa yang akan dikerjakan keesokan harinya. Dengan menulis seperti ini, Anda dapat mengevaluasi kegiatan Anda. Hal ini membuat Anda lebih tenang karena telah melakukan banyak hal dalam management persiapan pernikahan.
Libatkan keluarga
Agar Anda tidak stres sendiri, mintalah bantuan keluarga. Bentuklah kepanitiaan. Berikan tanggung jawab cukup besar pada orang kepercayaan Anda untuk mengurus persiapan pernikahan. Atau, kalau tidak mau repot, manfaatkan saja jasa wedding organizer, wedding planner, wedding service, penyelenggara paket pernikahan dan sebagainya.


Manjakan diri

Persiapkan tubuh Anda untuk memasuki dunia pernikahan. Istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang sehat agar tubuh Anda fit di hari-H. Manjakan diri Anda. Biasanya, stres langsung hilang begitu Anda mendapat partner yang tepat untuk bergembira.


Enjoy saja

Jadikan pengalaman menjadi pengantin yang sekali seumur hidup itu seperti menghadapi kejutan bahagia yang tak terduga. Jangan menjadikan hari pernikahan seperti menghadapi ujian atau pun saat-saat yang terasa mengerikan hanya karena cemas akan prosesi acara pernikahan akan berjalan lancar atau tidak, serta kehidupan setelah pernikahan. Nikmati saja setiap moment penting yang terjadi dalam hidup Anda. Dan pada hari-H, tersenyumlah dan jangan memikirkan kekurangan yang Anda lihat. Bergembiralah karena hari itu adalah hari terpenting dalam hidup Anda.
(Dari berbagai sumber)
www.paketpernikahanjakarta.com

Jangan Menikah Karena 8 Alasan Ini



VIVAnews - Pernikahan merupakan peristiwa sakral yang menyatukan dua orang dalam satu ikatan. Ada janji setia sehidup semati yang harus dijaga.

Agar pernikahan mewujud menjadi rumah tangga harmonis dan langgeng, Anda harus punya cinta dan keyakinan terhadap pasangan. Jangan menikah hanya karena delapan alasan berikut ini, seperti dikutip dari Health24:

1. Menikah hanya karena harta
Di awal pernikahan, mungkin Anda begitu menikmati kehidupan rumah tangga. Namun, kehidupan rumah tangga tanpa landasan cinta kuat tentu jauh dari harmonis dan langgeng. Apalagi jika di tengah perjalanan rumah tangga, pasangan kehilangan harta. Atau, Anda bertemu dengan pria yang jauh lebih kaya dan memikat.

2. Ingin meninggalkan rumah orangtua
Ini biasanya menimpa mereka yang hidup di tengah keluarga penuh konflik. Menikah seringkali menjadi jalan pintas agar bisa keluar dari suasana rumah yang mungkin seperti 'neraka'. Namun, meninggalkan rumah bersama suami bukan jawaban mutlak. Pernikahan yang prematur justru bisa membuat Anda terjebak dalam konflik baru yang lebih rumit.

3. Karena orangtua menyukainya
Ini bukan alasan tepat bagi Anda dan pasangan segera melangsungkan pernikahan. Ingat, yang akan hidup dengannya adalah Anda sendiri, bukan orangtua Anda. Jangan biarkan Anda terjebak dengan sosok yang sebenarnya belum Anda yakini terbaik sebagai pasangan hidup.

4. Ingin merasakan hubungan lebih intim
Ketika kekuatan agar bisa berhubungan lebih intim menjadi alasan kuat menikah, ini berbahaya. Tujuan utama pernikahan bukan lagi membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis dan langgeng, tapi hanya 'malam pertama'. Saat penasaran itu terjawab, bukan tak mungkin bosan melanda, rasa sayang menguap, dan ujung dari ini semua adalah kehancuran rumah tangga.

5. Ingin punya anak
Ingin punya anak memang menjadi pendorong kuat bagi banyak orang untuk menikah. Namun, apakah Anda ingin membawa anak dalam kondisi yang tidak ideal? Landasan cinta adalah harga mati. Jangan sampai anak Anda kelak menjadi korban ketidakharmonisan rumah tangga. Atau, malah Anda bisa menjadi orang tua tunggal kelak.

6. Menikah dengan peselingkuh
Ada beberapa kasus orang menikah secara diam-diam dengan selingkuhannya. Awalnya, mungkin akan berjalan dengan baik. Namun, untuk jangka panjang, pernikahan ini bisa menjadi malapetaka.

Ingat, pernikahan ini terjadi di atas penderitaan orang lain. Ini artinya masing-masing berani mengambil risiko mencari kebahagiaan tanpa peduli nasib pasangan utama masing-masing. Bukan tak mungkin pasangan kembali selingkuh, dan Anda menjadi korban berikutnya.

7. Tekanan sosial
Ini seringkali menimpa mereka yang sudah memasuki usia siap menikah, namun masih melajang. Mereka umumnya merasa terpojok dengan pertanyaan yang dilontarkan teman dan keluarga besar seperti, "Kapan menikah?" Jangan sampai tekanan ini membuat Anda menikahi orang yang salah.

8. Membuktikan bukan homoseksual
Itu bukan ide yang baik. Jangan menjadikan pernikahan sebagai tameng bagi Anda untuk membuktikan sesuatu kepada dunia. Jika memang Anda seorang homoseksual, menikah tidak akan mengubahnya. Selain membuat pasangan menderita, rumah tangga juga tidak akan bahagia.

• VIVAnews

7 Faktor Penghancur Keharmonisan Keluarga



SUNGGUH indahnya hidup ini bila kita menikah dengan orang yang kita cintai dan orang itu adalah idaman atau pujaan hati kita. Dunia seolah hanya milik berdua, begitu terasa indah bagai hidup disurga, taman penuh bunga semerbak harum mewangi.
Bayangan pendamping idaman sering waktu hadir begitu nyata dalam keseharian, masa manis dan indah terlewati. Begitu kehidupan rumah tangga dijalani, berbagai kesulitan dilewati, sang pendamping terlihat sosok sejatinya.

Partner hidup yang tidak simpatik bahkan menyebalkan. Perilaku buruk mulai terlihat, sangat berbeda dengan yang kita kenal sebelum menikah dulu.

Tips & Trik Memilih Seserahan untuk Pernikahan



Jakarta - Seserahan sudah menjadi suatu hal yang umum dalam rangkaian pernikahan tradisional di Indonesia. Seserahan merupakan simbolik dari pihak pengantin pria sebagai bentuk tanggung jawab kepada pihak keluarga, terutama orang tua calon pengantin wanita.

Biasanya seserahan diberikan pada saat lamaran atau sebelum akad nikah. Tetapi sekarang ini juga banyak yang memberikan seserahan pada saat acara pernikahan. Pada masa lampau, jumlah barang hantaran menunjukkan tingkat sosial keluarga pengantin pria.

Saat ini, jumlah dan jenis hantaran disesuaikan dengan kesepakatan bersama. Bahkan, seringkali pengantin wanita yang memilih sendiri barang-barang kebutuhannya. Barang-barang yang lazimnya menjadi barang seserahan adalah suruh ayu (semacam daun wangi), pakaian (kebaya, kain, baju pesta, baju kerja, dan lain-lain), perlengkapan perawatan tubuh/mandi (sabun, shampo, body lotion, bedak badan, dan lain-lain), kosmetik (pelembab, alas bedak, eye shadow, maskara, blush on, pensil alis, dan lain-lain), parfum, sepatu/selop, tas, pakaian dalam dan baju tidur, perhiasan/jam tangan, serta makanan (buah, kue kering, masakan tradisional, dan lain-lain).

Bahkan di beberapa daerah yang masih memegang teguh adat istiadat, biasanya dimasukkan pula barang pusaka seperti keris, kain adat, dan semacamnya. Pemberian daun suruh ayu bermakna mendoakan keselamatan, pakaian batik bermakna mendoakan kebahagiaan, kain kebaya bermakna mendoakan kebahagiaan, dan buah-buahan bermakna mendoakan keselamatan.

Jenis barang seserahan tidak mutlak seperti yang telah disebutkan di atas, tapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan anggaran. Tapi barang seserahan biasanya adalah barang yang biasa dipakai calon pengantin perempuan. Jumlahnya pun ganjil yaitu 5, 7, 9, 11, 13 dan seterusnya tergantung selera.

Setelah pihak pengantin pria memberikan seserahan kepada pengantin wanita, maka pihak pengantin wanita akan memberikan seserahan balik kepada pihak pengantin pria. Akan tetapi hal ini sifatnya tidak wajib. Isi dari kotak seserahan tersebut di antaranya adalah pakaian pengantin dan seluruh perlengkapannya yang akan dipakai oleh pengantin pria pada saat akad nikah/pemberkatan, keperluan pengantin pria seperti pakaian, sepatu, parfum, dasi, ikat pinggang, makanan, barang pusaka milik keluarga pengantin pria, dan lain-lain.

Tips memilih seserahan:

1. Berbelanjalah bersama dengan pasangan Anda agar seserahan benar-benar sesuai dengan keinginan dan selera, terutama untuk merek kosmetik & body care yang biasa dipakai, ukuran dan model pakaian/celana, ukuran dan model sepatu/selop, dan sebagainya.

2. Kemaslah semua barang seserahan di tempat yang unik dan cantik. Saat ini ada vendor pernikahan yang menyewakan dan menjual boks khusus untuk seserahan. Jadi, kenapa Anda tidak menyewa atau membeli boks tersebut.

3. Sesuaikan dengan anggaran yang ada.

(eny/hst)
www.detik.com

Tips Hemat Biaya Dekorasi Pelaminan Pernikahan

Pelaminan akan tampak indah dengan hiasan beraneka ragam bunga. Namun, saat harga bunga melambung ke angkasa sepertinya semua tinggal angan. Kecuali Anda terapkan taktik berikut ini, langkah jitu menggunting anggaran Dekorasi Pelaminan.

1. Cari alternatif lain untuk tidak menggunakan bunga pada saat resepsi. Bukankah tidak ada satu aturan pun yang mengatakan bahwa hiasan untuk meja tamu harus menggunakan bunga. Anda bisa menciptakan kreasi unik lain, misalnya dari bunga tiruan atau hiasan buah-buahan, bisa juga dengan penataan gelas anggun dengan jenis gelas wine crystal. Rangkaian janur cantik pun cantik dan klasik.

2. Bila terpaksa menggunakan bunga untuk hiasan meja tamu, sebaiknya cukup dengan rangkaian bunga dalam vas kaca ditambah hiasan pita. Untuk hiasan meja ini Anda dapat memilih bunga yang masih kuncup, biasanya lebih tahan lama dibanding bunga sudah mekar. Selamat berkarya!

3. Anggrek dan mawar memang bunga yang cantik dan segar namun kalau soal harga mendengarnya saja Anda bia garuk-garuk kepala belum lagi menjelang hari-hari penting. Anda bisa membeli beberapa tangkai kuncup mawar, letakkan setangkai mawar dalam vas untuk setiap meja pada sekelilingnya Anda dapat meletakkan lilin dengan sentuhan warna-warna bunga.

4. Hindari pemesanan bunga pada hari-hari penting seperti Natalan, Hari Ibu, atau Valentine’s day. Usahakan perencanaan mengadakan resepsi terbebas dari hari-hari penting tersebut. Anda ingat hukum ekonomi, semakin banyak permintaan semakin mahal harganya.

5. Maksimalkan penggunaan bunga pada hal-hal yang penting saja seperti buket pengantin, corsace pengantin pria, corsace untuk ayah dan anggota keluarga yang lain. Mengurangi penggunaan bunga pada hal-hal yang perlu saja akan menggunting anggaran hingga 35%.

6. Bila resepsi berlangsung pada malam hari bunga yang Anda pesan sebelum acara, dapat mekar segar sebelum jamuan makan malam, untuk itu biarkan rangkaian bunga terbungkus dalam kertas dan masukkan dalam kulkas agar tetap segar.

7. Bila mendekorasi pelaminan usahakan untuk menentukan tema perkawinan, artinya Anda dapat menciptakan gaya khusus untuk dekorasi pelaminan. Untuk itu Anda memerlukan pilihan lokasi, apakah di rumah atau di gedung, kemudian putuskan untuk mencari designer dekorasi yang dapat menyesuaikan selera Anda dalam keindahan dan perpaduan hiasan pelaminan.

8. Ketika mendekorasi pelaminan pastikan orang-orang yang mendekorasinya dapat menyesuaikan warna bunga dengan sinar yang dipantulkan oleh lampu. Sebab hal ini penting sekali untuk seorang fotografer dalam menghasilkan foto yang terbaik Anda berdua pada saat berada di pelaminan.

9. Bila Anda putuskan untuk menata dekorasi pelaminan sendiri, ada saran kecil yang dapat diikuti agar pelaminan nampak unik tempatkan tanaman bonsai pada sekeliling pelaminan, untuk penataan yang lebih artistik. Lagi pula Anda bisa menempatkan tanaman ini tepat disisi tangga pelaminan.

10. Menyewa lebih baik daripada membeli. Anda dapat menyewa tanaman-tanaman besar dalam pot, semak-semak atau pohon yang kita kenal dengan pohon pinang-pinangan pada penjual tanaman terdekat. Kini pelaminan Anda tampak artistik dengan penataan Dekorasi Pelaminan yang harmonis.

f-buzz.com

10 Cara Hemat Membuat Pesta Pernikahan

Ingin menikah tapi memiliki budget terbatas untuk menggelar pestanya? Jangan khawatir, tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk merayakan pernikahan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar pernikahan impian bisa tercapai.

- Rumah Pun Bisa

Menggelar pernikahan tidak harus di tempat yang mewah. Rumah sendiri pun bisa disulap menjadi tempat acara yang indah tergantung bagaimana Anda mendekorasinya. Dengan menggelar pernikahan di rumah, Anda bisa menghemat biaya.

- Gedung Tidak Harus Mewah dan Strategis

Kalaupun terpaksa menggelar pernikahan di gedung, pilihannya tidak selalu pada gedung yang berlokasi strategis dan mewah. Anda bisa pula memilih gedung yang tidak disewakan secara komersial seperti balai warga atau gedung olahraga di sekitar rumah Anda. Perlu diingat, tujuan diadakannya acara pernikahan di gedung adalah agar semua tamu yang diundang bisa masuk dan mengikuti acara. Selain itu agar kedua calon mempelai tidak terlalu repot dan susah menyiapkan tempat. Sebaiknya pilih waktu pelaksanaannya pada siang hari, mengingat biaya akan menjadi relatif lebih murah dalam hal penyediaan listrik.

- Menyewa, Bukan Membeli Pakaian Pengantin

Akan lebih menghemat jika Anda memilih menyewa baju pengantin. Namun jika keputusan Anda ingin membeli baju pengantin (baik gaun, kebaya, jas atau beskap), sebaiknya pilih dari bahan yang tidak terlalu mahal namun tetap terlihat bagus dan elegan. Selain itu, pilih model yang bisa dipakai lagi untuk kesempatan lain. Demikian pula dengan aksesoris pengantin seperti sepatu, perhiasan, kain, dan sebagainya. Anda pun bisa memakai atau meminjam perlengkapan pernikahan dari ibu atau mertua Anda. Misalnya gaun atau kebaya pengantin yang pernah mereka pakai.

- Membatasi Jumlah Tamu

Membatasi jumlah tamu akan mengurangi biaya pernikahan. Pilih dengan baik siapa saja yang akan Anda undang. Mulailah dari yang terdekat seperti keluarga, teman, hingga relasi dan rekan kerja Anda.

- Makanan yang Bervariasi

Tidak perlu banyak-banyak memesan makanan. Yang penting bervariasi. Daripada terlalu banyak menaruh makanan di meja, lebih baik menyiapkan tempat makanan secara terpisah dengan menu yang berbeda dan dalam jumlah banyak. Selain mengurangi antrian, para tamu yang datang juga tidak akan merasakan kehabisan makanan karena bervariasinya makanan.

- Undangan dan Suvenir yang Personal

Anda bisa mendesain sendiri undangan di komputer kemudian menyerahkan ke percetakan dan dicetak dengan kertas yang tidak terlalu mahal. Demikian pula dengan suvenir yang bisa Anda buat beberapa bulan sebelumnya. Misalnya kipas, potpourri, notes dan masih banyak lagi.

- MC dan Entertainment

Meminta teman, keluarga atau kerabat Anda untuk menjadi MC di hari pernikahan bisa mengurangi biaya. Anda bisa juga meminta bantuan mereka untuk menyumbang tenaga. Misalnya jika ada teman yang pandai menari atau menyanyi, mintalah ia untuk menari atau menyanyi di hari pernikahan Anda.

- Foto dan Video

Pernikahan adalah momen yang paling berharga. Karena itu, dibutuhkan seorang fotografer dan videografer untuk merekam hari istimewa ini. Minta teman yang memiliki peralatan lengkap dan berpengalaman dalam bidang fotografi dan videografi untuk menjadi fotografer dari seluruh acara pernikahan.

- Wedding Organizer

Agar praktis, Anda bisa memanfaatkan jasa wedding organizer. Pertimbangannya, wedding organizer tidak hanya membantu pada saat hari H-nya saja, tapi juga membantu menyiapkannya jauh-jauh hari. Memang ada tambahan biaya, tapi kalau pekerjaan yang mereka lakukan banyak membantu Anda, tidak menjadi soal. Dan bukan tidak mungkin dari keseluruhan total biaya yang Anda keluarkan justru Anda bisa menghematnya, mulai dari hemat biaya mondar-mandir pesan pernak-pernik pernikahan, sampai dengan biaya yang tidak terlihat seperti hemat tenaga, waktu dan fisik Anda.

- Ambil Sistem Paket

Sebagian dari Anda mungkin merencanakan pernikahan dengan anggaran terbatas. Artinya Anda tidak mau pusing-pusing menghitung biaya yang harus dikeluarkan tiap item, seperti undangan, dekorasi, gedung, katering dan sebagainya. Daripada pusing memilih undangan, suvenir, fotografer, menu, dan sebagainya, lebih baik pilih paket yang mencakup keseluruhan. Bahkan, adapula paket pernikahan yang juga mencakup bulan madu. Anda bisa lebih hemat tak hanya dari segi biaya, tapi juga tenaga dan waktu. (eny/eny)

Menyiasati Biaya Nikah


PERNIKAHAN ADALAH sebuah momen yang akan dikenang sepanjang hidup seseorang. Bagaimana tidak, pernikahan menyatukan dua manusia menjadi satu keluarga. Pernikahan juga menyambung silaturahmi antara dua keluarga besar menjadi saudara.
Tapi bukan berarti seluruh sumber daya finansial yang dimiliki dihabiskan hanya untuk sebuah acara pernikahan saja. Karena masih banyak pengeluaran lain setelah itu yang sebaiknya diprioritaskan. Seperti untuk membeli rumah dan kendaraan sendiri, serta dana pendidikan anak-anak nanti tentunya. Yang perlu dikhawatirkan oleh seseorang yang siap menikah bukanlah biaya untuk acara pernikahannya, melainkan biaya hidup setelah itu untuk bisa mandiri.
Untuk bisa mendapatkan momen pernikahan yang indah, tidak harus dilakukan dengan mewah. Triknya adalah dengan mengantisipasi beberapa faktor yang sangat menentukan besar kecilnya biaya yang diperlukan.



  1. Di rumah atau sewa gedung?
    Kalau tidak mau repot, memang akan lebih baik kalau pernikahannya diadakan di gedung saja. Namun tentunya akan ada konsekuensi dari segi biaya. Yaitu adanya pos pengeluaran untuk membayar sewa gedung. Maka bisa jadi harga sewa gedung bisa menjadi pertimbangan utama dalam memilih gedung yang akan digunakan. Jangan sampai anggaran pernikahan Anda tersedot habis untuk biaya sewa gedung, karena masih banyak pengeluaran lain yang juga tidak kalah besarnya.
    Tapi jangan terkecoh dengan iklan biaya sewa gedung yang murah, tanyakan dulu fasilitas apa saja yang sudah termasuk dalam harga tersebut. Apakah sudah termasuk kursi dan lainnya. Lalu apakah ada tambahan untuk perizinan, listrik dan sebagainya. Dan ingat, biaya yang akan dikeluarkan bukan cuma untuk menyewa gedung saja melainkan juga untuk sarana pendukungnya seperti katering, dekorasi, dokumentasi dan sebagainya. Mau tidak mau Anda akan diminta untuk menggunakan katering atau dekorasi dari rekanan gedung tersebut. Tentunya harganya akan lebih mahal dibandingkan dengan harga di luar, bisa jadi pengelola gedung memasang standar harga yang relatif murah untuk sewa gedungnya tapi mematok harga yang cukup mahal untuk kateringnya. Jadi untuk membandingkan mana yang lebih murah, hitung biaya sewa, katering, dekorasi dan biaya tambahan lainnya juga.

    Selain itu, cermati juga kapasitas gedungnya. Tentunya Anda tidak ingin tamu undangan Anda berdesak-desakan karena gedungnya terlalu kecil. Pilih gedung yang memang bisa menampung undangan sebanyak yang direncanakan, tapi jangan juga memilih gedung yang terlalu besar. Selain biayanya lebih mahal, acaranya juga bisa terkesan sepi karena ruangannya terlihat kosong. Bukan cuma ukuran ruangannya lho yang harus dilihat, cermati juga kapasitas tempat parkiranya agar tidak menggangu lingkungan sekitar. Survey langsung dan lihat seberapa banyak kira-kira daya tampung tempat duduk, orang berdiri, dan parkirannya.

    Dengan anggaran terbatas, akan lebih ekonomis mengadakan acara pernikahannya di rumah saja. Memang sih, Anda akan lebih repot, tapi penghematannya juga bisa lumayan besar. Malah bisa jadi penentuan tempat di rumah atau di gedung adalah faktor pertama yang menentukan besar atau tidaknya biaya yang diperlukan. Apalagi kalau Anda punya keluarga besar yang bisa dengan senang hati membantu, kenapa tidak minta tolong saja kepada mereka. Saya percaya mereka tidak akan keberatan. Malah akan menjadi kebahagiaan mereka juga untuk bisa ikut berpartisipasi dalam acara pernikahan Anda.


  2. Jumlah Undangan
    Selain masalah gedung, faktor kedua yang paling penting untuk menentukan besar kecilnya biaya pernikahan adalah jumlah tamu yang diundang. Bukan cuma biaya cetak undangan saja yang diperhitungkan, jumlah tamu yang diundang juga akan mempengaruhi kapasitas gedung yang harus disewa, banyaknya makanan yang dipesan dan sebagainya.Tentunya tidak mungkin mengadakan pesta kecil-kecilan saja sedangkan Anda mengundang begitu banyak orang. Dan menjadi mubazir juga kalau mengadakan acara besar hanya untuk sedikit orang yang diundang.
    Acara pernikahan bukan cuma acaranya pasangan pengantin, tapi juga acara bagi kedua keluarga besar besan. Jangan lupa untuk menghitung jumlah yang akan diundang oleh pihak pengantin laki-laki, pengantin perempuan, dan kedua keluarga besan. Pastikan Anda sudah punya perkiraan jumlah undangan sebelum mencetak undangan dan memesan gedung. Akan lebih baik lagi kalau daftar namanya pun sudah siap.


  3. Wedding Organizer
    Terkadang untuk menyiapkan sendiri teknis acara pernikahan, akan menghabiskan banyak waktu dan perhatian. Padahal, masih banyak hal lain yang perlu disiapkan menghadapi hari H. Dan tentunya akan lebih merepotkan lagi kalau belum pernah menjadi panitia acara pernikahan sebelumnya,.
    Kalau mau praktis, Anda bisa memanfaatkan jasa wedding organizer. Bukan cuma acara di gedung saja, wedding organizer pun bisa membantu Anda untuk menyiapkan acara pernikahan yang diadakan di rumah.
    Memang akan ada tambahan dari segi biaya, tapi kalau pekerjaan yang mereka lakukan bisa banyak membantu Anda, rasanya tidak mengapa keluar lebih banyak uang untuk sesuatu yang memang berharga. Dan bukan tidak mungkin kalau total biaya yang harus dikeluarkan justru bisa dihemat. Karena mereka lebih berpengalaman, bisa jadi mereka sudah punya langganan yang bisa memberikan diskon atau punya konsep dekorasi yang bagus tapi tidak mahal.


  4. Lebih praktis dengan sistem paket
    Sebagian dari Anda mungkin merencanakan acara pernikahan dengan batasan anggaran. Artinya, Anda tidak mau pusing-pusing menghitung biaya yang harus dikeluarkan per item seperti undangan, dekorasi, gedung, katering, dan sebagainya.
    Sama dengan ketika memesan makanan di restoran fast food, daripada pusing memilih menu, pilih saja paket yang sudah ada. Yang menyediakan sistem paket ini biasanya selain wedding organizer juga hotel dan pengelola gedung. Harganya juga bervariasi, mulai dari 5 juta untuk yang sederhana sampai yang ratusan juta rupiah juga ada.
    Anda bisa memilih paket yang sudah tetap harganya. Atau bisa juga paket yang dihitung per orang. Untuk paket yang sudah tetap harganya, Anda bisa memilih sesuai dengan batasan anggaran, namun tentunya harus rela untuk membatasi undangan sesuai dengan paketnya. Sedangkan untuk paket per orang, Anda bisa lebih fleksibel menentukan berapa jumlah tamu yang akan diundang. Sedangkan untuk paket yang dihitung per orang, Anda bisa lebih fleksibel menentukan berapa jumlah tamu yang akan diundang.



Tips Menghemat Biaya Pernikahan:

  • Gedung tak harus strategis Tujuan diadakannya acara pernikahan di gedung adalah untuk mendapatkan ruangan yang cukup besar menampung semua tamu dan tidak repot menyiapkannya. Tidak perlu gedung yang lokasinya sangat strategis agar tamu mudah menjangkaunya, karena tamu undangan memang sudah berniat untuk datang dimanapun lokasinya. Untuk menghemat biaya gedung, lokasinya mungkin tidak usah yang dipinggir jalan utama, yang penting mudah dicari dan aksesnya jalannya baik. Tidak usah juga gedung yang terlihat mewah karena toh nantinya juga akan didekor. Yang penting bisa menampung semua tamu undangan yang hadir. Bahkan kalau bisa, pilih gedung yang tidak komersil, dalam arti tidak disewakan secara khusus untuk mengadakan acara-acara tertentu. Mungkin Anda pernah menghadiri sebuah acara pernikahan di mesjid, gedung olah raga, atau mungkin balai warga di lingkungan rumahnya. Saya rasa tidak diterapkan tarif komersil untuk acara tersebut. Kalaupun harus membayar uang sewa, Anda tidak diharuskan memilih katering dan dekorasi dari rekanan pengelola yang tarifnya lebih mahal.

  • Di rumah pun bisa lebih indah Acara pernikahan yang baik tidak harus di tempat yang mewah, rumah sendiri pun bisa disulap menjadi tempat acara yang indah. Ingat, faktor pertama yang mempengaruhi besar atau kecilnya biaya adalah tempat. Pernikahan di rumah sendiri bisa menghemat banyak pos pengeluaran seperti untuk sewa tempat dan katering. Bahkan di rumah pun bisa lebih indah, tinggal bagaimana kita mengaturnya saja. Kalau punya halaman luas, Anda bisa memasang tenda tertutup yang bisa menampung banyak tamu. Memang akan lebih mahal daripada tenda biasa yang terbuka, tapi tentunya masih lebih murah daripada menyewa gedung.

  • Bijak memilah undangan Faktor kedua yang menentukan besar atau kecilnya biaya pernikahan adalah jumlah undangan. Kalau Anda dibatasi oleh kuota jumlah undangan, pilih dengan baik siapa saja yang akan diundang. Mulai dari yang terdekat, baru kemudian yang jauh. Dekat bisa dalam arti hubungan dan dekat dalam arti tempat tinggal. Kalau Anda mengadakan acara akad nikah dan resepsi yang terpisah, hal ini bisa menyiasati banyaknya tamu yang diundang. Undang kerabat, tetangga dan teman-teman di lingkungan sekitar untuk menghadiri acara akad nikah yang diadakan di rumah. Sedangkan sisanya yang tidak tinggal dekat dengan rumah bisa diundang untuk menghadiri resepsinya di gedung.

  • Variatif menghidangkan makanan Tidak perlu banyak-banyak memesan makanan, yang penting bervariasi. Daripada terlalu banyak menaruh makanan di meja prasmanan utama. Akan lebih baik membuat banyak tempat makanan kecil-kecil yang terpisah dengan hidangan yang berbeda-beda. Selain mengurangi antrian, para undangan juga tidak akan merasa kehabisan makanan karena bervariasinya hidangan.

  • Masih bisa didiskon Walaupun Anda memilih harga paket, tidak usah sungkan untuk minta diskon. Atau ketika memesan katering, walaupun harganya sudah jelas tertera di brosur, bukan berarti tidak bisa didiskon lho. Negosiasi saja dengan pengelola kateringnya untuk diberikan diskon. Dan perhatikan dengan baik kredibilitas pengelola katering, karena Anda tidak bisa betul-betul menghitung apakah porsi yang dihidangkan sesuai dengan pesanan.


Salam
Oleh: Ahmad Gozali
Dikutip dari Majalah Alia

Menyiasati Biaya Nikah



Pernikahan adalah sebuah momen yang akan dikenang sepanjang hidup seseorang. Bagaimana tidak, pernikahan menyatukan dua manusia menjadi satu keluarga. Pernikahan juga menyambung silaturahmi antara dua keluarga besar menjadi saudara.
Tapi bukan berarti seluruh sumber daya finansial yang dimiliki dihabiskan hanya untuk sebuah acara pernikahan saja. Karena masih banyak pengeluaran lain setelah itu yang sebaiknya diprioritaskan. Seperti untuk membeli rumah dan kendaraan sendiri, serta dana pendidikan anak-anak nanti tentunya. Yang perlu dikhawatirkan oleh seseorang yang siap menikah bukanlah biaya untuk acara pernikahannya, melainkan biaya hidup setelah itu untuk bisa mandiri.

Untuk bisa mendapatkan momen pernikahan yang indah, tidak harus dilakukan dengan mewah. Triknya adalah dengan mengantisipasi beberapa faktor yang sangat menentukan besar kecilnya biaya yang diperlukan.

Di rumah atau sewa gedung?
Kalau tidak mau repot, memang akan lebih baik kalau pernikahannya diadakan di gedung saja. Namun tentunya akan ada konsekuensi dari segi biaya. Yaitu adanya pos pengeluaran untuk membayar sewa gedung. Maka bisa jadi harga sewa gedung bisa menjadi pertimbangan utama dalam memilih gedung yang akan digunakan. Jangan sampai anggaran pernikahan Anda tersedot habis untuk biaya sewa gedung, karena masih banyak pengeluaran lain yang juga tidak kalah besarnya.
Tapi jangan terkecoh dengan iklan biaya sewa gedung yang murah, tanyakan dulu fasilitas apa saja yang sudah termasuk dalam harga tersebut. Apakah sudah termasuk kursi dan lainnya. Lalu apakah ada tambahan untuk perizinan, listrik dan sebagainya. Dan ingat, biaya yang akan dikeluarkan bukan cuma untuk menyewa gedung saja melainkan juga untuk sarana pendukungnya seperti katering, dekorasi, dokumentasi dan sebagainya. Mau tidak mau Anda akan diminta untuk menggunakan katering atau dekorasi dari rekanan gedung tersebut. Tentunya harganya akan lebih mahal dibandingkan dengan harga di luar, bisa jadi pengelola gedung memasang standar harga yang relatif murah untuk sewa gedungnya tapi mematok harga yang cukup mahal untuk kateringnya. Jadi untuk membandingkan mana yang lebih murah, hitung biaya sewa, katering, dekorasi dan biaya tambahan lainnya juga.
Selain itu, cermati juga kapasitas gedungnya. Tentunya Anda tidak ingin tamu undangan Anda berdesak-desakan karena gedungnya terlalu kecil. Pilih gedung yang memang bisa menampung undangan sebanyak yang direncanakan, tapi jangan juga memilih gedung yang terlalu besar. Selain biayanya lebih mahal, acaranya juga bisa terkesan sepi karena ruangannya terlihat kosong. Bukan cuma ukuran ruangannya lho yang harus dilihat, cermati juga kapasitas tempat parkiranya agar tidak menggangu lingkungan sekitar. Survey langsung dan lihat seberapa banyak kira-kira daya tampung tempat duduk, orang berdiri, dan parkirannya.
Dengan anggaran terbatas, akan lebih ekonomis mengadakan acara pernikahannya di rumah saja. Memang sih, Anda akan lebih repot, tapi penghematannya juga bisa lumayan besar. Malah bisa jadi penentuan tempat di rumah atau di gedung adalah faktor pertama yang menentukan besar atau tidaknya biaya yang diperlukan. Apalagi kalau Anda punya keluarga besar yang bisa dengan senang hati membantu, kenapa tidak minta tolong saja kepada mereka. Saya percaya mereka tidak akan keberatan. Malah akan menjadi kebahagiaan mereka juga untuk bisa ikut berpartisipasi dalam acara pernikahan Anda.
Jumlah Undangan
Selain masalah gedung, faktor kedua yang paling penting untuk menentukan besar kecilnya biaya pernikahan adalah jumlah tamu yang diundang. Bukan cuma biaya cetak undangan saja yang diperhitungkan, jumlah tamu yang diundang juga akan mempengaruhi kapasitas gedung yang harus disewa, banyaknya makanan yang dipesan dan sebagainya.Tentunya tidak mungkin mengadakan pesta kecil-kecilan saja sedangkan Anda mengundang begitu banyak orang. Dan menjadi mubazir juga kalau mengadakan acara besar hanya untuk sedikit orang yang diundang.
Acara pernikahan bukan cuma acaranya pasangan pengantin, tapi juga acara bagi kedua keluarga besar besan. Jangan lupa untuk menghitung jumlah yang akan diundang oleh pihak pengantin laki-laki, pengantin perempuan, dan kedua keluarga besan. Pastikan Anda sudah punya perkiraan jumlah undangan sebelum mencetak undangan dan memesan gedung. Akan lebih baik lagi kalau daftar namanya pun sudah siap.
Wedding Organizer
Terkadang untuk menyiapkan sendiri teknis acara pernikahan, akan menghabiskan banyak waktu dan perhatian. Padahal, masih banyak hal lain yang perlu disiapkan menghadapi hari H. Dan tentunya akan lebih merepotkan lagi kalau belum pernah menjadi panitia acara pernikahan sebelumnya,.
Kalau mau praktis, Anda bisa memanfaatkan jasa wedding organizer. Bukan cuma acara di gedung saja, wedding organizer pun bisa membantu Anda untuk menyiapkan acara pernikahan yang diadakan di rumah.
Memang akan ada tambahan dari segi biaya, tapi kalau pekerjaan yang mereka lakukan bisa banyak membantu Anda, rasanya tidak mengapa keluar lebih banyak uang untuk sesuatu yang memang berharga. Dan bukan tidak mungkin kalau total biaya yang harus dikeluarkan justru bisa dihemat. Karena mereka lebih berpengalaman, bisa jadi mereka sudah punya langganan yang bisa memberikan diskon atau punya konsep dekorasi yang bagus tapi tidak mahal.
Lebih praktis dengan sistem paket
Sebagian dari Anda mungkin merencanakan acara pernikahan dengan batasan anggaran. Artinya, Anda tidak mau pusing-pusing menghitung biaya yang harus dikeluarkan per item seperti undangan, dekorasi, gedung, katering, dan sebagainya.
Sama dengan ketika memesan makanan di restoran fast food, daripada pusing memilih menu, pilih saja paket yang sudah ada. Yang menyediakan sistem paket ini biasanya selain wedding organizer juga hotel dan pengelola gedung. Harganya juga bervariasi, mulai dari 5 juta untuk yang sederhana sampai yang ratusan juta rupiah juga ada.
Anda bisa memilih paket yang sudah tetap harganya. Atau bisa juga paket yang dihitung per orang. Untuk paket yang sudah tetap harganya, Anda bisa memilih sesuai dengan batasan anggaran, namun tentunya harus rela untuk membatasi undangan sesuai dengan paketnya. Sedangkan untuk paket per orang, Anda bisa lebih fleksibel menentukan berapa jumlah tamu yang akan diundang. Sedangkan untuk paket yang dihitung per orang, Anda bisa lebih fleksibel menentukan berapa jumlah tamu yang akan diundang.
Tips Menghemat Biaya Pernikahan:
1. Gedung tak harus strategis Tujuan diadakannya acara pernikahan di gedung adalah untuk mendapatkan ruangan yang cukup besar menampung semua tamu dan tidak repot menyiapkannya. Tidak perlu gedung yang lokasinya sangat strategis agar tamu mudah menjangkaunya, karena tamu undangan memang sudah berniat untuk datang dimanapun lokasinya. Untuk menghemat biaya gedung, lokasinya mungkin tidak usah yang dipinggir jalan utama, yang penting mudah dicari dan aksesnya jalannya baik. Tidak usah juga gedung yang terlihat mewah karena toh nantinya juga akan didekor. Yang penting bisa menampung semua tamu undangan yang hadir. Bahkan kalau bisa, pilih gedung yang tidak komersil, dalam arti tidak disewakan secara khusus untuk mengadakan acara-acara tertentu. Mungkin Anda pernah menghadiri sebuah acara pernikahan di mesjid, gedung olah raga, atau mungkin balai warga di lingkungan rumahnya. Saya rasa tidak diterapkan tarif komersil untuk acara tersebut. Kalaupun harus membayar uang sewa, Anda tidak diharuskan memilih katering dan dekorasi dari rekanan pengelola yang tarifnya lebih mahal.
2. Di rumah pun bisa lebih indah Acara pernikahan yang baik tidak harus di tempat yang mewah, rumah sendiri pun bisa disulap menjadi tempat acara yang indah. Ingat, faktor pertama yang mempengaruhi besar atau kecilnya biaya adalah tempat. Pernikahan di rumah sendiri bisa menghemat banyak pos pengeluaran seperti untuk sewa tempat dan katering. Bahkan di rumah pun bisa lebih indah, tinggal bagaimana kita mengaturnya saja. Kalau punya halaman luas, Anda bisa memasang tenda tertutup yang bisa menampung banyak tamu. Memang akan lebih mahal daripada tenda biasa yang terbuka, tapi tentunya masih lebih murah daripada menyewa gedung.
3. Bijak memilah undangan Faktor kedua yang menentukan besar atau kecilnya biaya pernikahan adalah jumlah undangan. Kalau Anda dibatasi oleh kuota jumlah undangan, pilih dengan baik siapa saja yang akan diundang. Mulai dari yang terdekat, baru kemudian yang jauh. Dekat bisa dalam arti hubungan dan dekat dalam arti tempat tinggal. Kalau Anda mengadakan acara akad nikah dan resepsi yang terpisah, hal ini bisa menyiasati banyaknya tamu yang diundang. Undang kerabat, tetangga dan teman-teman di lingkungan sekitar untuk menghadiri acara akad nikah yang diadakan di rumah. Sedangkan sisanya yang tidak tinggal dekat dengan rumah bisa diundang untuk menghadiri resepsinya di gedung.
4. Variatif menghidangkan makanan Tidak perlu banyak-banyak memesan makanan, yang penting bervariasi. Daripada terlalu banyak menaruh makanan di meja prasmanan utama. Akan lebih baik membuat banyak tempat makanan kecil-kecil yang terpisah dengan hidangan yang berbeda-beda. Selain mengurangi antrian, para undangan juga tidak akan merasa kehabisan makanan karena bervariasinya hidangan.
5. Masih bisa didiskon Walaupun Anda memilih harga paket, tidak usah sungkan untuk minta diskon. Atau ketika memesan katering, walaupun harganya sudah jelas tertera di brosur, bukan berarti tidak bisa didiskon lho. Negosiasi saja dengan pengelola kateringnya untuk diberikan diskon. Dan perhatikan dengan baik kredibilitas pengelola katering, karena Anda tidak bisa betul-betul menghitung apakah porsi yang dihidangkan sesuai dengan pesanan.
Salam
Oleh: Ahmad Gozali
Dikutip dari Majalah Alia

Seni Membagi Anggaran Pernikahan





Setelah target dan jenis pengeluaran biaya perkawinan ditetapkan maka urusan mendistribusikan tanggung jawab semua pekerjaan dan pengeluaran adalah langkah yang perlu dipersiapkan.
Tradisi dan Kompromi
Membagi beban tugas dan biaya dalam mempersiapkan pesta perkawinan bertujuan mencapai efisiensi dalam hal waktu, tenaga, dan anggaran. Pembagian tersebut biasanya mengikuti tradisi yang berlaku umum dimana keluarga mempelai wanita mendapat porsi yang terbesar.
Kecenderungan sekarang ini dengan semakian beragamnya kebutuhan pernak pernik perkawinan yang berakibat membengkaknya anggaran maka komposisi alokasi pembagian tugas dan anggaran perkawinan lebih disesuaikan kondisi keuangan masing-masing calon pengantin dan keluarga. Unsur kemampuan lebih menjadi patokan mengalokasikan beban anggaran perkawinan untuk saat sekarang ini.
Bahkan pada beberapa kasus, ada pasangan calon pengantin yang mempersiapkan sendiri perkawinan mereka karena secara keuangan lebih siap menanggulangi sebagian besar pengeluaran. Hal ini membawa konsekuensi dimana mereka dapat lebih leluasa menentukan berbagai pilihan di hari khusus mereka berdua.
Walaupun demikian, karena sebuah perkawinan melibatkan banyak keinginan, baik kedua mempelai maupun keluarga maka partispasi dalam bentuk beban tugas atau pengeluaran perlu didistribusikan sesuai kemampuan serta kesepakatan masing-masing pihak.
Aturan pembagian berdasarkan tradisi yang sudah berlaku umum merupakan alternatif gagasan dan panduan tepat bagi calon pengantin dan keluarga dalam mempersiapkan sebuah perkawinan, seperti yang dijabarkan dibawah ini.

Mempelai Wanita
- Cincin kawin mempelai pria
- Bingkisan khusus untuk mempelai pria
- Bingkisan khusus untuk pengiring wanita
- Akomodasi dan bingkisan untuk partisipan luar kota

Keluarga Mempelai Wanita
- Pesta pertunangan
- Undangan dan biaya pengirimannya
- Bingkisan khusus untuk kedua mempelai
- Gaun pengantin wanita dan perlengkapannya
- Bunga tangan untuk pengiring wanita
- Kebutuhan upacara dan resepsi perkawinan, diantaranya gedung, katering, kue pengantin, bunga, dekorasi, musik, dll.
- Fotografi dan videografi
- Kebutuhan transportasi selama pesta perkawinan
- Pakaian dan perlengkapan masing-masing (pribadi)

Mempelai Pria
- Cincin pertunangan dan kawin mempelai wanita
- Bingkisan khusus untuk mempelai wanita
- Bingkisan khusus untuk pendamping pria dan wanita
- Pakaian pengantin pria dan perlengkapannya
- Biaya surat nikah dan penghulu/pendeta
- Keperluan bunga, diantaranya bunga tangan dan korsase mempelai
wanita dan orangtua perempuan, serta bunga untuk nenek. Bunga jas untuk
partisipan pria.
- Perlengkapan pakaian pengiring mempelai pria (misalnya, sarung tangan, dasi,
bunga jas, dll)
- Bulan madu


Keluarga Mempelai Pria
- Pakaian dan perlengkapan masing-masing (pribadi)
- Akomodasi untuk pengiring pria
- Bingkisan khusus untuk kedua mempelai
- Mobil pengantin


Partisipan
- Pakaian dan aksesoris masing-masing (pribadi)
- Transportasi bagi yang berasal dari luar daerah
- Bingkisan khusus untuk kedua mempelai
- Akomodasi bagi yang berasal dari luar daerah (jika tidak disediakan oleh keluarga
mempelai wanita)

Setiap keputusan yang berkaitan dengan anggaran perkawinan harus melibatkan mempelai wanita dan pria agar keinginan mereka berdua tercermin dalam pesta perkawinan sehingga membuahkan kenangan yang tak terlupakan.

Sumber: www.f-buzz.com

Tips Sukses Pesta Pernikahan

Tips Sukses Pesta Pernikahan, Ingin pesta pernikahan Anda berjalan lancar dan sukses? Simak beberapa tips berikut.

1. JANGAN TUNDA
Bila Anda mencantumkan jam tertentu pada undangan yang diedarkan, usahakan untuk memulai acara tepat waktu atau setidaknya tidak memulai acara dengan sangat terlambat, misalnya hingga setengah jam lebih.
Hormati para undangan yang telah menyediakan waktu untuk menghadiri undangan Anda. Hormati mereka yang menyisihkan waktu berangkat lebih awal dari rumah untuk menghindari kemacetan lalu lintas demi datang tepat waktu pada acara pernikahan Anda.

2. SESUAIKAN JUMLAHNYA
Pada saat memilih gedung, cari ruangan yang dapat menampung jumlah tamu sesuai dengan yang akan Anda undang. Jumlah undangan yang terlalu sedikit akan memberi kesan seakan-akan banyak undangan yang tidak hadir. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuat rasa tidak nyaman karena memberi ruang yang terbatas pada para undangan.

3. PENGISI ACARA
Pilihlah pengisi acara yang tidak bertele-tele dan yang dapat memberi suasana gembira sehingga tidak membosankan bagi para undangan.

4. MENU PRAKTIS
Pilihlah menu makanan yang praktis. Menu makanan yang praktis tetapi berpenampilan menarik dengan rasa yang enak jauh lebih baik daripada menu makanan yang mewah tetapi sulit untuk dimakan sehingga membuat rasa tidak nyaman bagi para tamu.

5. SIAPA YANG MEMBAYAR
Buat daftar apa saja yang akan dibeli atau disewa. Bicarakan dari awal dengan pasangan mengenai biaya yang akan dikeluarkan dan pembagian pembayarannya. Misalnya, apakah total seluruh biaya akan dibagi dua atau ada pembicaraan-pembicaraan lain. Membicarakan segala sesuatunya dari awal jauh lebih baik daripada terjadi kesalah pahaman di kemudian hari.

6. INFORMASI HARGA
Bila ingin menghemat, cari tahu apakah ada perbedaan harga pada hari-hari atau waktu-waktu tertentu untuk gedung yang akan Anda sewa. Biasanya, ada tempat-tempat tertentu yang memberikan harga lebih mahal pada hari Sabtu dan Minggu dibandingkan dengan hari biasa.
7. RENCANAKAN ANGGARAN
Sebelum mulai merencanakan pesta pernikahan, pastikan Anda tahu biaya yang akan dikeluarkan. Sangat tidak lucu bila Anda merencanakan suatu acara lalu membatalkannya karena alasan biaya. Dengan mulai menyusun rencana dengan persiapan rencana pengeluaran, Anda akan dapat menghemat banyak.

8. PERSIAPKAN HATI-HATI
Tidak ada harga khusus untuk menjamin suksesnya suatu acara pernikahan. Anda dapat menghabiskan ratusan juta rupiah dan tetap mengalami kegagalan bila Anda tidak merencanakannya dengan hati-hati.

9. JANGAN DIDIKTE
Ingat, ini adalah pesta pernikahan Anda. Biasanya banyak pihak yang ingin ikut campur dan merasa mereka lebih tahu daripada Anda. Ambil masukan mereka dengan tangan terbuka tetapi jangan biarkan mereka mengatur Anda.

10. TUNDA BULAN MADU
Bukanlah ide yang bagus untuk langsung pergi berbulan madu sesudah pesta pernikahan. Sesudah pesta yang melelahkan, perjalanan yang panjang bukanlah saat yang tepat bagi Anda berdua pergi berbulan madu. Sebaiknya tunggu sampai beberapa hari sesudah pesta pernikahan selesai dan rasa lelah sudah hilang.

11. RENCANA MATANG
Memang betul, tidak ada yang dapat menjamin pesta akan sukses. Namun, tanpa rencana yang matang dapat menyebabkan kekecewaan. Semakin dini persiapan yang Anda rencanakan, semakin banyak pilihan yang dapat Anda ambil.

Tulis semua rencana Anda dan buat daftar yang jelas apa yang perlu anda lakukan. Pastikan Anda memiliki rencana kemungkinan dan siap dengan kemungkinan rintangan yang akan Anda hadapi. Susun rencana bagaimana Anda akan mengatasi segala kejutan yang mungkin terjadi.

12. PESAN HOTEL
Bila ada sejumlah sanak keluarga dan teman dari luar kota yang akan menghadiri pesta pernikahan Anda, pesan hotel jauh hari sebelumnya dan pilihlah yang dekat dengan gedung dimana pesta Anda diadakan.

13. BUAT KONTRAK TERTULIS
Siapkan kontrak tertulis dengan pihak terkait, misalnya dengan pengisi acara, perias pengantin, floris, katering, gedung, dan lain-lain. Pastikan Anda memiliki semuanya serba tertulis dan ditandatangani kedua belah pihak. Pastikan Anda sadar akan kemungkinan biaya tak terduga seperti makanan tambahan dan tips.

14. JAM MACET
Teliti apakah akan ada acara-acara penting di dekat gedung dimana Anda melangsungkan pernikahan, yang bisa menyebabkan kemacetan dan mempersulit para undangan untuk tiba tepat waktu.

15. JADWAL FOTO YANG EFISIEN
Jika melakukan negosiasi dengan fotografer perkawinan, katakan kepadanya bahwa Anda menginginkan jadwal yang ketat dan efisien saat pengambilan foto. Buat jadwal tertulis kapan dan dimana sesi foto akan dilakukan sebelum dan sesudah upacara pernikahan. Selain itu, jelaskan kepada fotografer Anda siapa saja yang akan difoto dan jangan sampai membuat tamu lain menunggu lama. Jadwal foto juga harus di informasikan kepada pembawa acara.

16. IDE DARI SI DIA
Yang terpenting, jangan lupa melibatkan ide calon pengantin pria dalam mempersiapkan rencana pesta pernikahan!

Sumber: http://pakarbisnisonline.blogspot.com/2010/02/tips-sukses-pesta-pernikahan.html

Tips dan Nasihat untuk Menikah Menurut Islam



Umumnya setiap orang yang dewasa pasti ingin menikah untuk membentuk keluarga sakinah mawaddah war rahmah atau keluarga yang bahagia di dunia dan akhirat. Apalagi nikah adalah satu perintah agama:

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” [An Nuur:32]

Barangsiapa kawin (beristeri) maka dia telah melindungi (menguasai) separo agamanya, karena itu hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam memelihara yang separonya lagi. (HR. Al Hakim dan Ath-Thahawi)

Hadis riwayat Anas ra.:
Bahwa beberapa orang sahabat Nabi saw. bertanya secara diam-diam kepada istri-istri Nabi saw. tentang amal ibadah beliau. Lalu di antara mereka ada yang mengatakan: Aku tidak akan menikah dengan wanita. Yang lain berkata: Aku tidak akan memakan daging. Dan yang lain lagi mengatakan: Aku tidak akan tidur dengan alas. Mendengar itu, Nabi saw. memuji Allah dan bersabda: Apa yang diinginkan orang-orang yang berkata begini, begini! Padahal aku sendiri salat dan tidur, berpuasa dan berbuka serta menikahi wanita! Barang siapa yang tidak menyukai sunahku, maka ia bukan termasuk golonganku. (Shahih Muslim No.2487)

Hadis riwayat Sa`ad bin Abu Waqqash ra., ia berkata:
Rasulullah saw. melarang Usman bin Mazh`un hidup mengurung diri untuk beribadah dan menjauhi wanita (istri) dan seandainya beliau mengizinkan, niscaya kami akan mengebiri diri.
(Shahih Muslim No.2488)

Abdullah Ibnu Mas’ud Radliyallaahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda pada kami: “Wahai generasi muda, barangsiapa di antara kamu telah mampu berkeluarga hendaknya ia kawin, karena ia dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaknya berpuasa, sebab ia dapat mengendalikanmu.” Muttafaq Alaihi.

Nah bagaimana caranya agar kita bisa memiliki keluarga yang bahagia?
Itu semua tak lepas dari usaha, doa, dan tawakkal kita kepada Allah SWT. Allah dan RasulNya sudah memberi petunjuk di Al Qur’an dan Hadits.

Melihat dan berkenalan
Sebelum memutuskan untuk menikah, kita harus melihat dulu calon pasangan kita. Ini agar tidak seperti membeli kucing dalam karung:
Menurut riwayat Muslim dari Abu Hurairah bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam pernah bertanya kepada seseorang yang akan menikahi seorang wanita: “Apakah engkau telah melihatnya?” Ia menjawab: Belum. Beliau bersabda: “Pergi dan lihatlah dia.”

Jangan Berpacaran
Meski kita harus ta’aruf atau mengenal, tapi pacaran dalam Islam adalah hal yang terlarang.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” [Al Israa’:32]

Ada orang yang berpacaran sampai bertahun-tahun lebih. Bahkan ada pula yang sampai kumpul kebo dengan alasan agar bisa mengenal calon pasangannya. Itu adalah haram. Toh begitu menikah, banyak juga yang cerai.
Sebab bagaimana pun juga orang pacaran itu selalu menutupi kekurangannya dan hanya menampilkan yang baik-baik saja. Banyak ulama mengatakan, kalau pacaran itu tidak pernah kita mendengar suara kentut dari pasangan kita. Tapi begitu menikah, sering sekali kedengaran. Jadi pacaran itu bukanlah hal yang yang tepat untuk mengenal pasangan.
Untuk mengenal pasangan anda, carilah informasi dari orang dekatnya entah itu saudara, teman, atau tetangganya. Minta juga penilaian dari orang tua dan keluarga anda. Sebab orang yang jatuh cinta itu banyak yang “buta.” Tidak dapat melihat kekurangan orang yang dia cinta.
Dari statistik Ohio University dijelaskan bahwa 1 dari 3 wanita di AS pernah diperkosa. Kemudian dari Ensiklopedi MS Encarta juga dijelaskan 80% pelaku adalah pacar dari si korban.
Hanya 16% kasus perkosaan yang dilaporkan.
Banyak kasus perzinahan mungkin sebetulnya adalah perkosaan di mana si pacar mendesak untuk diberi jatah.
Jadi pacaran itu dampak negatifnya cukup banyak.

Sulit Mencari Jodoh?
Ada juga orang yang sulit mencari jodoh. Kemungkinan orang ini terlalu pilih-pilih atau selektif. Yang penting itu sebenarnya akhlak dan agamanya. Tampang itu yang biasa-biasa saja, begitu pula yang lainnya.
Selain itu seringlah bersilaturrahim ke tempat saudara atau mengikuti pengajian. Makin luas silaturrahim anda, makin mudah pula anda mencari jodoh. Jangan lupa untuk senantiasa senyum sehingga orang tidak kabur ketika melihat anda…

Jangan Melamar Wanita yang Sedang Dilamar Orang Lain
Ada pepatah Perancis: “Cherchez la Femme” Artinya, (jika ada keributan) carilah wanitanya. Ini karena sering terjadi perkelahian untuk memperebutkan wanita. Tak jarang berakhir dengan maut. Oleh karena itu, Islam melarang seseorang untuk melamar wanita lain yang sedang dilamar pria lain.
Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah seseorang di antara kamu melamar seseorang yang sedang dilamar saudaranya, hingga pelamar pertama meninggalkan atau mengizinkannya.” Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Bukhari.

Memilih Pasangan Hidup
Pertama-tama kita harus mencari pasangan hidup yang baik menurut agama. Mungkin banyak orang mengeluh karena dia sulit mendapat jodoh. Tidak ada pria/wanita yang mendekati dirinya. Nah orang itu harus introspeksi diri.
Pertama apakah penampilannya kucel dan semrawut? Jika ya, jangan heran jika banyak orang tidak menengok dirinya. Kita harus berpenampilan bersih, rapi, dengan wajah yang ceria. Jika wajah murung atau cemberut tentu orang juga enggan mendekat. Itulah sebabnya Nabi berkata “Senyum itu sedekah”
Kemudian lihat pergaulan atau jaringan teman dan keluarga anda. Apakah anda sehari-hari hanya berkurung diri di kamar saja? Tentu saja anda tidak harus melakukan dugem di diskotik yang akhirnya paling hanya dapat pecandu narkoba/alkohol sebagai suami/istri. Tapi anda bisa mengikuti pengajian di lingkungan rumah anda.
Bagaimana pun juga keluarga dan teman bisa jadi mak comblang/perantara yang ampuh untuk mencari jodoh.
Jangan pasang kriteria terlalu tinggi, misalnya harus ganteng/cantik, harus cerdas lulus S3, kaya, dan beriman. Sulit mencari orang yang sempurna. Jika pun anda bisa menemukan orang yang seperti itu, belum tentu dia mau dengan anda.
Pilihlah wanita yang beriman dan saleh untuk jadi pasangan anda:
Sesungguhnya dunia seluruhnya adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita (isteri) yang sholehah. (HR. Muslim)
Wanita dinikahi karena empat faktor, yakni karena harta kekayaannya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Hendaknya pilihlah yang beragama agar berkah kedua tanganmu. (HR. Muslim)
Wanita yang baik akan senantiasa menjaga auratnya. Dia tidak akan menerima tamu pria yang bukan muhrimnya jika anda pergi bekerja.
Sebaliknya, jangan pilih wanita yang mengumbar auratnya/sexy untuk menggoda para pria. Banyak terjadi wanita seperti ini ketika suaminya pergi, maka dia selingkuh dengan pria lain. Bahkan tidak jarang akhirnya membunuh suaminya agar bisa tetap bersama pacarnya. Semoga hal ini tidak menimpa kita semua.
“Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin” [An Nuur:3]

Pilih wanita yang beriman. Bukan yang musyrik/beda agama:
“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” [Al Baqarah:221]
Sebelum anda jatuh cinta dengan seseorang, teliti dulu agamanya. Islam apa bukan? Jika Islam, perhatikan lagi, sholat apa tidak? Jika tidak sholat, sebaiknya tinggalkan karena sholat adalah pembeda antara orang yang beriman dengan orang kafir.
Seganteng atau secantik apa pun orang yang membuat anda jatuh hati, jika dia kafir niscaya akan dibakar dengan api neraka sehingga wujudnya akan jadi mengerikan. Jika anda pernah menyaksikan mayat yang hangus hitam terbakar, ingatlah itu. Seganteng apa pun orang itu misalnya seganteng Primus atau Keanu Reves, tapi jika dia kafir maka wajahnya akan mengerikan bukan hanya di neraka. Tapi juga di kubur. Ingatlah hal ini agar anda tidak tertarik dengan orang kafir yang ganteng atau cantik.
Meski mungkin sudah banyak yang tahu, ada baiknya kita baca ayat di bawah tentang siapa yang tidak boleh kita nikahi:
“Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [An Nisaa’:23]

Amati Bagaimana Amarahnya
Setiap orang pasti pernah marah. Cuma ada yang melampiaskan kemarahannya dengan perbuatan yang menyakitkan, ada juga yang sekedar mengeluarkan kata-kata kotor, ada pula yang sekedar diam saja.
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi akibat pasangan tidak mampu mengontrol amarahnya. Kadang bukan sekedar melukai, tapi juga bisa membunuh pasangan atau anaknya. Oleh karena itu anda harus bisa mengetahui bagaimana sifat calon pasangan anda jika marah agar tidak menyesal nantinya. Jangan sampai, terutama kaum wanita, jadi sansak hidup yang selalu dipukul oleh suaminya.
Ada wanita yang baru tahu suaminya kasar setelah menikah. Sering memukul hingga membuat dia berdarah. Sebelum menikah, katanya calon suaminya sangat baik. Oleh karena itu tak ada salahnya jika anda sekali dua kali mencoba membuat pasangan anda marah agar hal semacam itu bisa dideteksi secara dini. Jika anda terlanjur menikahi orang seperti ini, sebaiknya segera mencari perlindungan dan bercerai. Memang setelah marah mereka sangat baik dan sangat cepat menjadi baik lagi karena seluruh kemarahannya mereka keluarkan kepada anda. Tapi pasti mereka akan mengulanginya lagi.
Sebaik-baik orang adalah yang diam jika dia marah. Jika pun berkata, dia sekedar mengungkapkan hal yang dia tidak suka tanpa menyebut anda dengan sebutan yang buruk.
Paling dekat dengan aku kedudukannya pada had kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya. (HR. Ar-Ridha)
Bila seorang dari kamu sedang marah hendaklah diam. (HR. Ahmad)
Selama menikah, Nabi belum pernah memukul istri atau pun anak-anaknya.
Pada saat anda sudah menikah, sebaiknya hanya ada 1 pihak saja yang marah. Yang lain sebaiknya mengalah. Ketika marah, jangan sekali-kali mengucapkan kata “Cerai.” Sebab itu bukanlah kata yang bisa diucapkan secara main-main atau untuk mengancam.
Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tiga hal yang bila dikatakan dengan sungguh akan jadi dan bila dikatakan dengan main-main akan jadi, yaitu: nikah, talak dan rujuk (kembali ke istri lagi).” Riwayat Imam Empat kecuali Nasa’i. Hadits shahih menurut Hakim.
Jangan pula anda mengeluarkan kata-kata dari “Kebun Binatang” atau pun sebutan menyakitkan lainnya.
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri (sesama Muslim) dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” [Al Hujuraat:11]
Jangan Mencintai Pasangan Anda Secara Berlebihan
Menurut pepatah Inggris: “Love me little, love me long”. Cintai aku sedikit, tapi abadi. Biasanya pasangan yang cintanya berlebihan, sehingga di depan umum pun tampil sangat mesra, dalam beberapa tahun saja pasti bercerai. Ini karena rasa cintanya terlalu diumbar sehingga dalam waktu singkat sudah “habis.”
Dalam Islam, kita tidak boleh berlebihan. Kita harus mengutamakan cinta kita kepada Allah dan Rasulnya. Jika pun kita mencintai sesama atau pasangan kita, itu karena Allah.
Barangsiapa memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci karena Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya. (HR. Abu Dawud)
Jika kita mencintai pasangan kita lebih daripada Allah, niscaya hati kita akan hancur dan putus asa jika pasangan kita meninggalkan kita baik karena cerai atau pun karena mati.
Sebaliknya jika kita mencintai Allah di atas segalanya, niscaya kita akan selalu tegar dan tabah karena kita yakin bahwa Allah itu Maha Hidup dan Abadi serta selalu bersama dengan hambanya yang Saleh.

Menikahlah Karena Cinta
Seharusnya kita menikah karena cinta. Bukan karena paksaan. Oleh karena itu, sebetulnya kisah kawin paksa antara Siti Nurbaya dengan Datuk Maringgih itu bertentangan dalam Islam.
Dari Zakwan ia berkata: Aku mendengar Aisyah berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah saw. tentang seorang gadis perawan yang dinikahkan oleh keluarganya, apakah ia harus dimintai persetujuan ataukah tidak? Beliau menjawab: Ya, harus dimintai persetujuan! Lalu Aisyah berkata: Aku katakan kepada beliau, perempuan itu merasa malu. Rasulullah saw. bersabda: Itulah tanda setujunya bila ia diam. (Shahih Muslim No.2544)

Syiarkanlah Pernikahan
Dalam Islam, pernikahan itu meski itu adalah pernikahan kedua, ketiga, atau keempat (poligami) harus disiarkan ke masyarakat luas agar nanti tidak terjadi fitnah.
Dari Amir Ibnu Abdullah Ibnu al-Zubair, dari ayahnya Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sebarkanlah berita pernikahan.” Riwayat Ahmad. Hadits shahih menurut Hakim.
Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
Bahwa Nabi saw. melihat warna bekas wangian pengantin di tubuh Abdurrahman bin Auf, lalu beliau bertanya: Apakah ini? Abdurrahman menjawab: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku baru saja menikahi seorang wanita dengan mahar seharga lima dirham emas. Rasulullah saw. lalu bersabda: Semoga Allah memberkahimu dan rayakanlah walaupun dengan seekor kambing. (Shahih Muslim No.2556)
Dari Anas Ibnu Malik ra bahwa Nabi SAW pernah melihat bekas kekuningan pada Abdurrahman Ibnu Auf. Lalu beliau bersabda: “Apa ini?”. Ia berkata: Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah menikahi seorang perempuan dengan maskawin senilai satu biji emas. Beliau bersabda: “Semoga Allah memberkahimu, selenggarakanlah walimah (resepsi) walaupun hanya dengan seekor kambing.” Muttafaq Alaihi dan lafadznya menurut Muslim.
Sering orang melakukan pernikahan secara diam-diam atau nikah siri sehingga orang banyak tidak tahu apakah mereka berdua menikah atau tidak. Itu jelas tidak sesuai dengan sunnah Nabi. Jika yang dilakukan pernikahan siri adalah istri kedua sementara istri pertama dirayakan, maka itu adalah ketidak-adilan yang tidak bisa ditolerir.
Dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi SAW bersabda: “Barang siapa memiliki dua orang istri dan ia condong kepada salah satunya (tidak adil), ia akan datang pada hari kiamat dengan tubuh miring.” Riwayat Ahmad dan Imam Empat, dan sanadnya shahih.

Jangan Bercerai
Perceraian adalah hal yang halal tapi dibenci Allah:
Dari Ibnu Umar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Perbuatan halal yang paling dibenci Allah ialah cerai.” Riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah
Kenapa begitu?
Karena perceraian bukan hanya menyakitkan pihak yang bercerai, tapi juga anak-anaknya.
Agar tidak bercerai, maka suami harus bertanggung-jawab memberi nafkah lahir dan batin pada istrinya dan keluarganya serta memperlakukan mereka dengan baik.
Istri juga harus paham bahwa suami adalah pemimpin keluarga dan menghormatinya.
“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..” [An Nisaa’:34]
Sediakanlah makan dan minuman bagi suami dan keluarganya. Karena wanita bertanggung-jawab mengatur hal itu. Masing-masing punya tugas dan tanggung–jawab.
Jika marah, sebaiknya diam. Jangan melontarkan kata-kata yang menyakitkan. Apalagi sampai main tangan. Jika ada satu yang marah, yang lain hendaknya mengalah. Sebab kalau keduanya sama-sama marah bisa berakibat “fatal.”
Istri juga harus menghargai orang tua suami, begitu pula sebaliknya karena kedua orang tua tersebut seolah-olah sudah jadi orang tua mereka semua.
Sering perceraian terjadi karena faktor ekonomi, misalnya suami penghasilannya kurang atau bahkan diPHK. Istri hendaknya tidak diam atau justru merongrong suaminya. Sebaliknya coba bantu suaminya mencari nafkah.
Meski wanita tidak wajib mencari nafkah, toh Khadijah yang merupakan wanita yang paling utama, membantu Nabi dengan harta kekayaannya.
Saya lihat juga para istri yang langgeng menikah dengan suaminya, aktif membantu suaminya mencari uang dengan membuka katering atau berdagang di rumah sehingga mereka bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga kuliah.
Rajinlah berolahraga agar anda bisa memberi nafkah lahir dan batin. Bagaimana pun juga menurut Nabi Kesehatan adalah nikmat terbaik setelah iman. Karena itu peliharalah dengan berolahraga.
Seringlah berdoa: “Robbana hablana min azwaajina wa dzurriyatina qurrota a’yuun. Waj’alna lil muttaqiina imaama” (Ya Allah, jadikanlah istri-istri dan anak-anak kami sebagai penghibur hati. Dan jadikanlah kami sebagai pemimpin orang-orang yang takwa).


Sumber: www.media-islam.or.id